Musim balapan F1 2020 yang dipandang menjemukan mendadak beralih menjadi seram pada acara F1 GP Bahrain yang berjalan pada Ahad tempo hari.

Bendera start barusan dikibarkan agen bola terpercaya dan dua puluh mobil F1 langsung melejit bak anak panah. Masuk kelokan ketiga, mobil Haas VF-20 Romain Grosjean dibantai Alpha Tauri punya Daniil Kvyat.

Bisa disebutkan ini ialah murni kekeliruan Romain sendiri. Kejadian ini sendiri bermula dari senggolan mobil Sebastian Ocon dengan Lando Norris yang selanjutnya memunculkan percik api.

Lajur samping kiri selanjutnya jadi crowded. Dari segi kiri, Romain selanjutnya coba menyusul rekanan segrupnya Kevin Magnussen dengan Pergerakan zig-zag ke lajur kanan yang kendur.

Apesnya Romain tidak menyaksikan mobil Daniil Kvyat yang ingin menyikat lajur kanan yang kosong itu. Ban kiri depan mobil Kvyatt selanjutnya membantai ban kanan belakang mobil Romain. Haas dengan kecepatan 220 km/jam itu memelintir, dan Romain tidak sanggup mengaturnya. Mobil langsung menusuk guard-rail, dan tertanam di situ.

Dampak bentrokan barusan sangat keras, membuat mobil terbelah dua. Sisi belakang (mesin, girboks dan ban belakang) terpental balik ke circuit, sedang sisi tengah (bak bensin, survival cel plus halo) dan sayap depan menerobos open guard-rail, ke luar dari trek, untuk selanjutnya terbakar.

Untungnya dalam perhitungan detik, petugas telah tiba di “TKP” untuk mematikan api dan memberikan bantuan ke Romain. Untunglah peristiwa ini dalam balapan F1. Tidak terpikir jika peristiwa ini terjadi pada gelaran MotoGP, WSBK atau World Rally misalkan. Safety first, kecepatan dan profesionalisme kerja memang sering jadi unggulan khusus olahraga jet darat ini.

Peristiwa sama seperti yang terjadi pada Romain Grosjean ini terhitung sangat jarang dalam balapan F1. Karena itu penulis berminat untuk memperhatikan beberapa poin utama yang terjadi dalam kecelakaan ini.

Pertama, Open guard-rail.

Penulis terkejut dan baru mengetahui jika dinding pengaman segi dalam GP Bahrain ini cuman dengan modal guard rail saja (dinding segi luar circuit menggunakan guard rail plus pagar besi tinggi).

Kemungkinan pertimbangannya supaya beberapa marshall yang bekerja dapat secepat-cepatnya melonjak ke circuit saat terjadi suatu hal (menolong pembalap atau bersihkan debris misalnya)