Website Online Terbaik & Terpercaya

Terpopuler & Terbesar di Indonesia

Archives (page 4 of 6)

Yang Bisa UMKM Pelajari dari Joan Mir

Gelar dapat diperoleh, tidak masalah harga pemain dan pelatih yang tidak lumrah! Real Madrid, Man City, Pabrikasi Honda atau Yamaha, dan deretan yang lain yang ikut ikut-ikutan dan mendadak kaya tiba-tiba, berlomba-lomba membuat team dengan uang. Tetapi berapa saja jumlahnya gelar yang mereka raih, tidak cukup membuat saya berdecak.

Kesuksesan beberapa semenjana, yang dengan bekal sedikit dana dan beberapa ribu determinasi, jauh punyai narasi. Denmark (Eropa 1992), Blackburn Rovers (Premier League 1995), Kaiserlautarn (Bundesliga 1997), Yunani (Eropa 2004), FC Porto (Liga Champion 2003) sampai Persik Kediri (Liga Indonesia 2005), sedikit contoh yang dapat memberi kita pelajaran, jika besarnya nominal bukan agunan memegang gelar.

Tempo hari, satu kembali yang memberikan kita pelajaran sama. Lewat rider Joan Mir dan team mediokernya namanya Suzuki Ecstar. Mereka memperlihatkan jika kerja betul dan kreasi, dapat menajamkan anggaran yang pijakl. Awalnya, (2012-2014) Suzuki mangkir seri MotoGp karena masalah keuangan.

Saat come back juga sampai saat ini, manjadi pabrikasi dengan anggaran minim. Kesuksesannya ini hari, karena kekuatan mereka mengotimalisasi apa yang ada dengan konsentrasi.

Pertama, mengambil rookie yang murah dan meriah, Joan Mir hanya punyai 1 titel juara dunia, itu juga moto3 sekian tahun lalu, dan ini baru tahun ke-2 nya di kelas moto GP.

Ke-2 , tidak mempunyai team satelit, keuntungan ini membuat dana mereka tidak terdiri, dan malah fokus membuat satu produk dengan keseluruhan.

Ke-3 , membuat budaya kekerabatan semestinya Team Satelit, yang malah memungkinkannya mereka sama-sama share data, juga emosi.

Ke-4, sadar jika motor GSX-RR adopsi mesin inline 4 yang ketinggalan dari V4 punya Honda dan Ducati di trek lempeng. Steam Suzuki meningkatkan sasis dan swingarm yang pas dengan ban Michelin. Skonstan saat menikung dan membuat pembalapnya stabil raih point. Kalah di track lurus, tetapi cekatan di kelokan.

Filosofi ini sesuai apa yang dapat kita saksikan pada cerita Daud menantang Jalut (terkenal bernama Goliath). Bagaimana yang kecil, jumawa di depan yang besar. Pikirkan, Jalut yang berperawakan bak raksasa, berpakaian tembaga perang, membawa. Ssenjata mematikan, dan semenjak kecil telah dibesarkan sebagai seorang petarung, dan pada akhirnya jadi sisi dari pasukan militer.

Kualitas Lewis Hamilton Juara Dunia F1 Bukan Kaleng-kaleng, Nyetir Ban Bocor pun Bisa Menang

Lewis Hamilton mendapatkan titel juara dunia musim 2020 dalam kurun waktu empat bulan. Periode saat yang cepat sekali dibandingkan musim-musim awalnya.

Ini semua terwujud sehubungan wabah corona menulari banyak negara. Kalender F1 ikut dibongkar dan diperpendek jadi 17 grand prix (GP) bulan dari musim awalnya 21 GP.

Balapan yang semestinya start pada Maret pada akhirnya digeser pada Juli di circuit Red Bull Ring, Austria.

Selanjutnya, GP Turki jadi saksi kemenangan Lewis Hamilton sekalian menguatkan titel juara dunia ketujuh pada 15 Nopember 2020.

Dia menyamakan rekor Michael Schumacher dalam pencapaian titel juara dunia paling banyak sejauh riwayat F1.

Perolehan fantastis. Geliat Lewis Hamilton telah nampak dari musim 2014. Dia memutuskan supremasi pembalap Jerman Sebastian Vettel dalam raih titel juara empat musim beruntun.

Factor yang memberikan dukungan kemenangan Lewis ikut dikuasai peforma team Ferrari yang melempen (saat ini tempati status keenam klassemen konstruktor), sementara Max Verstappen 4x tidak berhasil menuntaskan balapan.

Tapi, dianggap atau mungkin tidak, Lewis dan Mercedes musim ini demikian kuat. Selama ini, dari 14 seri yang telah terlintasi, Lewis mencatat 6 kali lap paling cepat di setiap grand prix.

Tidaklah aneh jika tampil lelucon di internet jika pembalap lain cuman memiliki tekad untuk mengecilkan jarak dengan Lewis Hamilton yang nyaris ditegaskan meraih kemenangan di setiap grand prix.

F1 masih tersisa 3 grand prix kembali sampai Desember kelak. Tapi minimal, ada dua kejadian bagus yang saya perhatikan semenjak Lewis start dari GP Austria sampai di Turki.

Bukti-bukti di bawah ini bercerita banyak perjalanan Lewis sampai dikukuhkan sebagai juara dunia.

  1. Penalti

Kekuatan Lewis menyopir kendaraannya Mercedes W11 EQ dianggap benar-benar memikat. Tetapi, dia nampaknya harus lebih bersabar untuk mematuhi peraturan balapan.

Memulai musim di GP Austria, Lewis diganjar hukuman penalti 5 detik yang akhiri tempatnya turun ke rangking ke-4.

Hukuman diberi karena perlakuan agresifnya saat bertemu dengan pembalap Red Bull Racing Honda Alex Albon yang mendahuluinya dari segi luar pada lap ke-61.

Lewis arahkan ban depannya berkenaan ban belakang mobil Alex Albon saat ke-2 nya beradu di kelokan. Akhirnya, Albon kehilangan kendalian dan keluar dari trek trek, sementara Lewis dan kendaraannya aman dari kejadian itu.

Penalti yang unik dan sangat jarang diterima Lewis Hamilton saat memainkan balapan grand prix Russia pada 27 September 2020.

Dia terima double setop/go penalti, 5 detik karena stop di pintu keluar pit setop dan 5 detik untuk ilegal start di saat bertepatan.

Lewis yang pimpin balapan sepanjang 17 perputaran harus stop di pit lane sepanjang 10 detik.

Tempatnya juga merosot ke status 11. Dengan tersisa 35 perputaran, ia lagi berusaha untuk menggantikan kembali pimpinan balapan yang dikuasi rekanan segrupnya Bottas.

Tetapi, perjuangan itu gagal karena dia cuman sanggup finish di posisi ke-3 .

Contoh yang lain, di Italia, dia terima 10 detik setop/go penalti karena masuk di pit setop saat pit setop ditutup untuk keluarkan safety car susul kejadian kecelakaan tunggal Kevin Magnussen.

Dia tidak berhasil naik tribune dan memberikan status juara pertama ke pembalap Prancis Pierre Gasly.

Nampaknya cuman hukuman penalti yang dapat menghalangi Lewis untuk memenangkan balapan.

Prestasi Seorang Valentino Rossi Selain di Ajang MotoGP

Valentino Rossi siapa tidak mengenal dengan figur rider yang ini. “The Doctor”, demikian julukannya adalah salah satunya ikon rider dalam riwayat MotoGP. Kemampuan yang paling mempuni, prestasi yang keren, hubungan emosional dengan beberapa penggemar, dan ada banyak kembali aspek yang lain yang membuat dia benar-benar dikenali.

Rossi sendiri sudah mengawali karier balap di gelaran Grand Prix semenjak umur 17 tahun lewat agen bola online terpercaya gelaran GP 125cc di tahun 1996 kemarin. Dan titel juara dunia pertama kalinya dia capai di tahun 1997. Tahun 2000, dia sukses naik kelas untuk bersaing di gelaran MotoGP yang saat itu tetap berformat GP500 bersama team Nastro Azzuro Honda.

Walau dengan status pendatang baru, The Doctor sanggup raih hasil yang paling cemerlang. Dia sanggup raih 2x kemenangan dan tempati status runner-up klassemen akhir kejuaraan. Benar-benar mengagumkan kan? Selanjutnya dalam waktu 5 tahun beruntun, dia sukses jadi juara dunia bersama pabrikasi Honda dan Yamaha.

Walau sempat pernah kehilangan gelar di tahun 2006 dan 2007, Rossi sanggup kembalikan kesaktiannya yang raib di tahun 2008 dan 2009. Sayang sampai sekarang dia belum sanggup kembali raih gelar dunia. Keseluruhan Rossi telah mengepak 7 kali juara dunia dengan 89 kemenangan dan 199 tribune. Dia aktif berkarier di MotoGP sampai musim 2020 ini, sekalian membuatnya sebagai rider paling tua di starting grid.

Berbicara Valentino Rossi tentu berbicara mengenai MotoGP. Karena perolehannya tidak disangsikan kembali. Walau demikian perolehan dan prestasi seorang Rossi tidak cuma di atas kuda besi saja. Kesempatan ini kami akan mengulas 5 prestasi Rossi yang sukses dia ukir di sejumlah gelaran balap dunia…

  1. Formulasi One

tmcblog.com

Formulasi 1 adalah salah satunya gelaran balap prestise di dunia dari segmentasi mobil atau roda empat. Balapan ini sudah diawali semenjak tahun 1950-an. Sepanjang itu juga deretanan nama rider besar turut berperan serta dalam gelaran balap ini. Sebutlah saja Juan Manuel Fangio, Niki Lauda, Mario Andretti, Ayrton Senna, Michael Schumacher, sampai Lewis Hamilton.

Tidak bermain-main banyak pabrikasi dunia turut beradu gengsi untuk memperlihatkan siapakah yang terbaik di balapan Formula1 dan Ferrari ialah team dan pabrikasi yang tersukses dengan mengepak 14 kali juara dunia.

Tetapi tahukah kamu jika Formulasi 1 adalah gelaran balap yang pernah dicoba Valentino Rossi? Semuanya terjadi pada periode waktu 2004-2006. Waktu itu Rossi turun dalam sesion eksperimen yang dituruti oleh rider F1 lainnya. Hasilnya juga tidak jelek bahkan juga The Doctor sempat pernah tempati status 15 besar.

Nasib MotoGP Bila Ditinggal Valentino Rossi

Ajang MotoGP 2020, jadi saksi kelahiran beberapa rider muda. Kecuali muda, juga bersaing. Mangkirnya Marc Marques yang memimpin tribune juara tahun-tahun ini, memang membuat gelaran balap roda paling prestise ini makin memikat. Musim 2020 diikuti dengan lahirnya juara baru di tiap seri.

Papan klassemen konstruktor pun tidak dikuasai satu merk tertentu. Nafsu ini yang raib dalam Ajang agen slot online terpercaya MotoGP pada 4 tahun terakhit. Bagaimana tidak, supremasi Marques di sejumlah tahun akhir membuat gelaran balapan MotoGP nampak monoton. Lu kembali… lu kembali.

Walau demikian, ditengah-tengah bermunculannya pembalap-pembalap muda yang notabene mempunyai kemampuan balap yang oke, rasanya tidak ada antara mereka yang sanggup menyeimbangi Valentino Rossi. Bukan dalam keterampilan membalap tentunya, karena kenyataannya pada musim ini, beberapa rider muda ini, berganti-gantian mengasapi VR46.

Bukan itu. Satu perihal yang masih belum dapat disertai beberapa punggawa MotoGP dari figur VR46 ialah daya magnet dan pamor Rossi di mata beberapa pecinta MotoGP di penjuru dunia.

Marq Marquez sendiri, walau menjelma jadi monster di circuit -bahkan sampai dipanggil “Baby Alien”-, belum sanggup menyeimbangi daya magnet Valentino Rossi di MotoGP.

Kenyataannya, merk VR46 masih sangat menjual dibandingkan MM93. Ini dapat disaksikan dari sponsor dan penggemar MotoGp yang lebih tertarik pada VR46.

Hal yang juga sama nampak pada perbedaan reputasi ke-2 nya di basis sosial media. Di basis Twitter, penganut account personal Vale unggul dalam jumlah 5,5 juta orang sebanding dengan 2,5 juta orang penganut account personal Marquez.

Begitupun di basis Facebook dan Instagram, jumlah penganut VR46 di ke-2 basis ini selalu lebih baik dibandingkan penganut account MM93.

Bisa maka kekalahan reputasi ini, disokong oleh factor individu Marq Marguez yang tidak mau cari rintangan baru di team kecuali Honda Racing Tim.

Keputusan Marquez yang pilih masih berada di Honda, cukup menyebalkan untuk penulis. Bagaimana tidak, ekstensi kontrak MM93 dengan Honda, menambahkan sangkaan penulis dan beberapa pecinta kelas beberapa raja jika ajang MotoGP makin menjemukan karena dikuasai oleh seseorang rider.

Kombinasi Marquez dengan kendaraannya di Honda memang membuat ia seperti ada tingkat berlainan, tidak terjamah rider lain. Tapi ini membuat kompetisi Marquez dengan rider yang lain makin jomplang.

GP Portugal Menutup Gelaran MotoGP Musim 2020

Saat membuat artikel mengenai juara dunianya Joan Mir di kelas MotoGP 2020, saya membuat suatu gurauan mengenai Mir yang menunggangi motor di jalan raya Indonesia. Selanjutnya di sana dia harus berjumpa dengan “emak-emak matic”.

Apa yang akan terjadi? Dapatkah Slot QQ Online Mir mendahului/menikung mereka?

Rupanya gurauan saya memperoleh respon dari rekan. Rekan pertama, menjelaskan jika Mir tentu dapat menikung mereka. Itu karena Mir condong lebih luar biasa saat di kelokan dibanding bertarung cepat di track lempeng.

Secuil percakapan dengan rekan di WA. Gambar: Dokumentasi Deddy HS Jawaban itu condong kontekstual pada status Mir sebagai rider MotoGP. Maknanya, sudut pandang rekan masih terkait dengan yang terjadi di lintas balapan.

Pertimbangan itu tidak salah, karena kita menyaksikan kekuatan Mir dari gelaran itu. Rasanya cukup tidak mungkin menyaksikan Mir berada di jalan raya dengan memakai sepeda motor, apa lagi di Indonesia.

Ulasan berkaitan tehnis di MotoGP juga sempat pernah terjadi saat sang rekan yang pertama ini mengulas mengenai Mir. Dia menyentuh mengenai pemakaian ban dan dampaknya ke perolehan balapan.

Sepengetahuan saya, penyeleksian ban memang salah satunya factor kesuksesan rider di trek. Ada tiga hal sebagai alasan penyeleksian ban, terutamanya di MotoGP.

Pertama, ialah style balap. Seorang rider umumnya mempunyai style balap yang lain dengan rider lain. Itu membuat opsi bannya kadang kerap berlainan antar rider.

Jorge Lorenzo dikenali sebagai rider kuat sejak dari start, dan itu karena opsi bannya juga. Gambar: Motogp.com Kita pasti masih ingat mengenai Jorge Lorenzo. Ia ialah rider yang kerap ‘gas pol’ semenjak awalnya balapan. Itu kenapa ia kerap memakai type ban soft-soft.

Opsi ban beberapa rider pada musim 2017, atau musim pertama Jorge Lorenzo dengan Ducati. Gambar: Twitter/Michelin_sport Jarang-jarang sekali Lorenzo memakai type media, apa lagi hard. Cuman, saat ia beralih pabrikasi, ia mulai coba type ban-ban tertentu. Namun tetap saja, Lorenzo sama dengan ban soft-soft.

Ke-2 , tipe mesin pada motor. Pada MotoGP ada dua tipe mesin yang berkompetisi, yakni V4 dan in-line 4.

Joan Mir Payah, Oliviera Juara

Malam hari ini M. Oliveira dari KTM naik tribune dan sekalian memenangkan MotoGP 2020 Portugal yang diselenggarakan di circuit Algarve. MotoGP 2020 seri paling akhir ini tidak menggoyangkan Joan Mir dari Suzuki sebagai juara dunia dengan 171 point walau malam hari ini start pada grid 20 dan tidak berhasil masuk finis.

Oliveira yang memenangkan MPO Slot Online set kwalifikasi tempo hari, start di grid 1 dan sanggup pimpin lagi sampai 25 laps. Naik tribune dengannya Miller dari. Ducati masuk finis ke dua dan Morbidelli dari Yamaha masuk finis di posisi ke-3 ., walau start dari grid 2.

Beruntun masuk finis pada posisi keempat Espargaro dari KTM, Nakagami di posisi ke-5, Dovizioso dari. Ducati pada posisi ke enam, Bradl di posisi ke tujuh, posisi ke 8 Espargaro dari Aprilua, Marquez dari team Yamaha di posisi 9 dan Zarco dari Ducati pada posisi ke 10.

Valentino Rossi yang start dari grid 17 cuman sukses nasuk finis pada posisi 12, hingga cuman sanggup menempati klassemen posisi 15 dengan 62 point.

Kecuali juara dunia baru Joan Mir, yang tidak berhasil masuk finis malam hari ini apa ada Baganaia, Binder dan Salvatori. Quartararo yang membidik status runner up kkasemen turun ke. Sstatus 5 karena prestasinya buruk pada seri MotoGP 2020 Portugis ini walau start dari grid 5.

Dengan usainya seri paling akhir MotoGP 2020 ini Joan Mir jadi juara dunia, diikuti Morbidelli dari Yamaha dengan 142 point. Klassemen ke-3 Rins dari Suzuki dengan 138 point. Vihales dari Yamaha di urutan ke-4 dengan 127 point dan Quartararo harus senang di status 5 dengan 125 point.

Walau dalam jumlah point sama 125 point. Dovizioso dari Ducati cuman menempati kkasemen ke 6 diikuti. Espargaro dari KTM pada kkasemen ke 7, Miller dari Ducati pada klassemen 8 dengan 122 point. Pembalap asal Jepang Nakagami raih klassemen 9 dengan 105 point diikuti si juaea MotoGP 2020 Portugis Oluveira dengan 100 point.

Dengan usainya seri paling akhir MotoGP 2020, team Suzuki sukses nengungguli team Yamaha, Ducati, KTM dan Aprilua.

Miguel Oliveira “Untouchable” di MotoGP Portimao 2020

Pencinta Sepakbola Penulis Biasa yang Simpel (PBS), dan mengharap selalu bisa memberikan inspirasi dan di inspirasi. Cinta Indonesia. Semua tulisan selalu tidak lepas dari kekhilafan. Bila cari tempe, silahkan

Balapan terakhir MotoGP 2020 sudah usai dan tergelar di Portimao, Portugal (22/11). Walau togel singapore hari ini khusus kelas MotoGP telah diketemukan siapa juara dunianya, balapan ini masih pantas ditunggukan.

Argumen pertama, di balapan ini masihlah ada persaingan perebutan titel juara dunia untuk team konstruktor. Ada Suzuki dan Ducati yang berkompetisi merebutkannya.

Argumen ke-2 , balapan di Portimao jadi gelaran perpisahan banyak rider. Maknanya, semua rider tetap berusaha memberi performa terbaik di seri ini.

Cal Crutchlow ialah satu antara rider MotoGP yang akan akhiri musim balapnya di 2020. Gambar: Motogp/Transmedia Argumen ke-3 , ada perebutan persaingan runner up di klassemen akhir rider. Kesempatan terbesar dipunyai Franco Morbidelli. Tetapi, Alex Rins masih mempunyai kesempatan untuk menyabotase status itu.

Pertempuran di Portimao masih mencekam, terutamanya untuk Morbidelli. Gambar: Motogp/Transmedia Di awal balapan, factor ke-3 itu yang membuat semua mata tertuju pada bagaimana balapan yang akan diarungi oleh Franco Morbidelli dan Alex Rins. Tetapi, karena status start Morbidelli berada di baris paling depan, karena itu kesempatannya untuk amankan status runner up semakin besar.

Cuman ia yang dapat tentukan hasil akhir. Apa bisa lakukan start bagus, dan sanggup menjaga status paling depan atau mungkin tidak.

Ini selanjutnya dipertunjukkan saat balapan diawali. Morbidelli sukses lakukan start bagus, diikuti Jack Miller yang lakukan start bagus.

Tetapi, tidak ada rider yang lain sanggup lakukan start lebih bagus dari mereka berdua kecuali Miguel Oliveira. Dia yang sanggup lakukan start terbaik di balapan ini.

Mengawali balapan dari urutan kesatu (pole position), Oliveira lewat perputaran pertama sebagai rider paling depan. Seiring waktu berjalan, Oliveira makin tidak tersusul.

Sedang Morbidelli dan Miller seperti meneruskan kompetisi di Valencia minggu kemarin. Mereka kembali berkompetisi seru dengan Miller yang menjadi lagi ekor Morbidelli sejauh balapan.

Bagaimana dengan rider yang lain?

Bung Valentino Rossi ……. Sudahlah

Sepotong bait lagu elpamas ini kelihatannya pas untuk jadi cerita nasihat untuk Valentino Rossi sekarang ini. Dengan tidak kurangi rasa hormat dan senang atas prestasi mengagumkan yang dicatatkan Valentino Rossi di dunia Motor Grandprix semenjak tahun 1996 (kelas 125cc), menurut irit penulis telah datang periodenya untuk pensiun. Umur yang tidak muda kembali jadi argumen khusus untuk The Doctor supaya mulai mengundurkan diri dari dunia balap MotoGP. Rossi bukan dewa atau manusia super, ia sama sama kita semuanya yang jiwa raganya akan alami pengurangan kualitas saat telah melalui periode keadaan maksimal perkembangan.

Memang tidak dapat kita sangkal, prestasi yang ia ukir sejak pertama kalinya terjun di dunia agen togel indonesia balap motor dunia tahun 1996 benar-benar mengagumkan, di mana ia bersama team pabrikasi Aprilia cuman perlu 2 (dua) musim menjadi Juara di kelas Motor Grandprix kelas 125cc di tahun 1997. Satu tahun selanjutnya yakni pada tahun 1998 bersama team pabrikasi Aprilia. Valentino Rossi naik kelas ke Moto2 atau Motor Grandprix kelas 250cc, dan ditahun pertama ini The Doctor bisa langsung menyikat RunnerUp Moto2. Sdan pucuknya pada tahun 1998, Valentino Rossi mencatat namanya jadi jawara di kelas Moto2.

Tahun 2000, jadi awalnya. The Doctor mengadu nasib coba keberuntungan dan mengetes keterampilan nya. Sdi kelas paling berprestise. Motor Grandprix yakni di Kelas 500cc bersama team pabrikasi Honda. Walau sudah banyak narasi dan cerita jelek profesi rider. Moto2 atau Motor Grandprix 125cc yang awalannya. Sberkilau (di kelas setiap) tetapi demikian masuk di kelas “beberapa dewa motor” prestasinya turun bahkan juga remuk. Tetapi tidak begitu dengan. Valentino Rossi yang mencatatkan prestasi yang hampir serupa saat ia bertanding di kelas-kelas awalnya. Sdi mana cukup 2 (dua) musim agar bisa meraih prestasi paling tinggi di kelas 500cc. Tahun 2001, The Doctor jadi juara dunia. Motor Grandprix kelas 500cc yang selanjutnya pada tahun 2002 beralih menjadi kelas MotoGP asia atau eropa saat ni.

Tidak Ada Kata Terlambat untuk Sukses! Mereka Saja Bisa..

The Doctors Valentino Rossi pada akhirnya sah tinggalkan Monster Energy Yamaha, sesudah 15 tahun bersama team pabrikasi Yamaha itu.

Rossi mulai masuk dengan Togel Hari ini Yamaha sesudah pergi dari Honda dengan status sebagai juara dunia pada tahun 2004.

Pada kiprahnya bersama Yamaha. Swalau sempat pernah disangsikan, Rossi langsung gas full dan tampil moncer dengan merampas titel juara dunia 2x beruntun yakni pada tahun 2004 dan 2005.

Sesudah tidak berhasil 2 tahun beruntun, Rossi kembali memperlihatkan kelasnya dengan raih juara. Sdunia di 2008 dan 2009, saat sebelum berpindah ke team Ducati pada tahun 2011 dan 2012.

Sesudah lewat tahun yang berat bersama Ducati, Rossi punya niat untuk stop dari dunia balap. Tetapi Lin Jarvis, managing director team pabrikasi Yamaha tiba untuk tawarkan tempat untuk Rossi supaya kembali tergabung bersama Yamaha di MotoGP 2013. Penawaran itu sudah pasti langsung disongsong baik oleh Rossi.

Kembali lagi ke Yamaha semenjak 2013 sampai 2020 ini, sayang semenjak itu. Rossi tidak pernah kembali menyembahkan titel juara dunia untuk Yamaha. Catatan terbaik ialah runner up dua musim beruntun di 2015 dan 2016.

Bersama Yamaha, Rossi mencatat 56 kali memenangkan seri balapan, dengan 142 tribune dari 225 kali penampilan di seri MotoGP.

Rossi awalnya sudah menimbang apa akan pensiun atau lanjut di MotoGP 2021, ingat umurnya yang telah masuk angka 41. Tetapi di bulan September lalu, Rossi dipinang oleh team satelit Petronas Yamaha untuk kembali memeriahkan kompetisi di MotoGP tahun 2021.

Kembali lagi managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis yang tiba tawarkan tempat untuk. SRossi untuk selalu di MotoGP tampil berduet dengan Morbidelli. Lin Jarvis masih menyimpan keinginan besar pada Rossi, yang menurut dia masih simpan jiwa bersaing yang tinggi sekali.

Lin Jarvis menjelaskan jika dia janji akan memberi yang terbaik untuk pembalap asal Italia itu.

Jarvis memvisualisasikan The Doctor seperti ‘rollercoaster’, maknanya perjalanan Rossi yang turun naik, tapi ia cetak perolehan dengan Yamaha secara mengagumkan. (Diambil dari Di antara) dinegara eropa yang sanggaht populer di dunia.

Tentang Lorenzo dan Crutchlow, Yamaha Untung atau Buntung?

Saat sebelum seri terakhir di Portimao diadakan (22/11), khalayak fans MotoGP digemparkan dengan transisi tanggapan di antara Jorge Lorenzo dan Cal Crutchlow. Ini terkait dengan berita sah, jika Yamaha menggandeng Crutchlow sebagai penguji motor.

Status itu awalannya dihuni agen togel terpercaya oleh Jorge Lorenzo. Tetapi, sayang Lorenzo di Yamaha saat dunia sedang digempur wabah covid-19.

Itu membuat MotoGP pun tidak mampu banyak berbuat kecuali cuman meneruskan musim dengan seri Eropa. Walau sebenarnya, umumnya di antara musim balap, team di MotoGP dapat lakukan pengetesan di circuit tertentu.

Berdasar kesusahan keuangan, faksi DORNA dan semua team MotoGP setuju menghapus pengetesan motor, terkecuali di Portimao. Argumennya, circuit di Portugal itu tidak pernah dipakai di MotoGP.

Pengetesan di Portimao sesungguhnya tidak untuk cari penataan pada motor, tetapi cuman cari pengalaman membalap di circuit itu. Jorge Lorenzo juga turun cukup dengan motor 2019.

Itu yang membuat Lorenzo sedih, karena tidak memperoleh keyakinan dari Yamaha. Tetapi, Yamaha berkelit jika Lorenzo belum ada di perform yang bagus untuk membalap atau mengetes motor.

Alasan itu juga yang membuat Yamaha batal turunkan Lorenzo di trek saat Valentino Rossi mangkir karena terserang covid-19. Akhirnya, peranan Lorenzo di Yamaha nampak benar-benar minim.

Yamaha tentukan Garrett Gerloff untuk gantikan sementara Valentino Rossi. Gambar: Twitter/YamahaMotoGP Ia paling akhir mengendarai motor Yamaha kecuali di Portimao ialah di Sepang pada pramusim. Itu maknanya, Lorenzo benar-benar tidak menolong Rossi dkk.

Kritik juga sempat pernah tampil dari Rossi berkaitan peranan Lorenzo. Tetapi, makin kesini khalayak juga memperoleh info jika Yamaha tidak menyikapi saran dari pembalap–hanya dengarkan.

Bila memang itu terjadi, karena itu terang peranan Lorenzo makin terbatas. Karena, kita bisa juga menyaksikan bagaimana peranan penguji motor kadang ada yang susah tembus kemauan rider khusus.

Ini pernah terjadi pada Repsol Honda, yang mana waktu itu Casey Stoner jadi rider pengujinya. Menurut Stoner, peranannya di Honda kurang nampak, karena rider intinya mempunyai kemauan lainnya.

Itu membuat keluar, dan sempat pernah ke Ducati sebagai rider penguji juga. Tetapi, Stoner mendapati masalah di sini yakni mengenai saran yang tidak didengar oleh team.
ha pilih mengambil Cal Crutchlow yang dahulu pernah jadi pembalapnya di team satelit Tech3. P

error: Content is protected !!