Website Online Terbaik & Terpercaya

Terpopuler & Terbesar di Indonesia

Archives (page 3 of 6)

Pol Espargaro Raih Pole GP Valencia di Tengah Skandal Yamaha!

FIM MotoGP stewards pada akhirnya keluarkan pengakuan sah yang dalam ketetapannya memberi hukuman Yamaha sebagai Manufacturing dan Tim Yamaha dengan ancaman pengurangan Poin karena Yamaha bisa dibuktikan tidak menghiraukan Prosedur untuk mengomunikasikan hal penggantian part ke MSMA.

Pabrikasi Yamaha sendiri mendapatkan ancaman pengurangan nilai sekitar 50 Point. Team MEY (Monster Energy Yamaha MotoGP) mendapatkan pengurangan sekitar 20 point, sementara team PYSRT (Petronas Yamaha SRT MotoGP) mendapatkan pengurangan sekitar 37 point. Nilai pengurangan point ini berdasar ke pencapaian Yamaha/team di saat peristiwa di Circuit Jerez jilid satu.

Saat itu sebagai juara ialah Quartararo, dituruti oleh Vinales. Morbidelli sendiri ada di urutan ke-5, sedang Rossi tidak mendapatkan nilai karena mesin motornya memiliki masalah.

Pabrikasi Yamaha mendapatkan ancaman dobel point. Dengan begitu mendapatkan pengurangan 2 x 25 yaitu 50 point. MEY (melalui Vinales) mendapatkan pengurangan 20 point. PYSRT (melalui Quartararo dan Morbidelli) mendapatkan pengurangan 36 point plus 1 point saat Morbidelli menggunakan mesin yang serupa pada sesion Latihan Bebas dan kwalifikasi di MotoGP Styria. Dengan begitu PYSRT keseluruhan mendapatkan pengurangan sekitar 37 point.

Meskipun FIM MotoGP stewards Yamaha menyebutkan Yamaha dijatuhi hukuman karena tidak menghiraukan Prosedur, tetapi fans MotoGP sudah mengetahui jika yang dimaksut ialah berkaitan klep/katup M1.

Sudah diketahui mesin M1. Spertama (dari 5 porsi mesin untuk team Non-konsesi) punya Rossi “meninggal” saat balapan, dan punya Vinales saat sesion. Free practice di seri pertama MotoGP Jerez.

Rasa ingin tahu pada “kualitas” mesin. M1 pada akhirnya ditutupi karena Quartararo sukses raih titel juara pertama. kalinya dengan M1 pertama, dituruti oleh Vinales (M1 mesin ke-2 )

Di Jerez jilid dua (MotoGP Andalusia) Quartararo sukses raih gelar ke-2 sesudah buka mesin M1 ke-3 dan M1 ke-4! Mesin M1 pertama dan M1 ke-2 ringkas masuk gudang dan tidak pernah digunakan kembali. Beberapa pemerhati MotoGP menyangka jika mesin-mesin itu akan dimainkan Quartararo pada beberapa seri akhir balapan sebagai senjata terakhir!

Nahasnya, mesin M1 Morbidelli meninggal di MotoGP Andalusia ini. Sepasang “bangkai” M1 punya Vinales dan Rossi selanjutnya diterbangkan ke Iwata (basis Yamaha) untuk diotopsi. Ini tentu saja memiliki kandungan konsekuensi. Jika segel dibuka, karena itu mesin jangan digunakan kembali.

Joan Mir Mantap Banget di MotoGP Europa 2020

Balapan MotoGP keduabelas dari 14 seri yang dipersiapkan sudah habis pada Minggu, 8 November 2020. Berada di circuit Valencia yang diganti namanya jadi MotoGP Eropa, rupanya berjalan pada keadaan bagus, yakni balapan kering.

Bila mengikut semua sesion saat sebelum balapan, pasti kita ketahui jika beberapa sesion dinaungi cuaca kurang aman, yakni hujan. Itu terjadi di sesion kwalifikasi yang membuat semua rider tidak memicu motornya dengan kecepatan yang bagus sama dalam free practice ke-2 .

Hasil kwalifikasi tempatkan Pol Espargaro sebagai pengisi start paling depan (pole position), dituruti Alex Rins, Takaaki Nakagami, Johann Zarco, Joan Mir, dan Jack Miller. Maknanya, ada dua rider Suzuki start di dua baris paling depan.

Itu nampak bagus, karena ke-2 nya sedang memiliki kesempatan jadi juara dunia. Terutamanya, Joan Mir yang mempunyai kesempatan semakin besar sekalian sedang dengan status sebagai pimpinan klassemen sebentar.

Balapan diawali, dan ada salah satunya panorama unik, yakni ada rider yang perlu memulai balapan dari pitlane, yakni Maverick Vinales. Dia memperoleh penalti karena memakai mesin keenam dari 5 porsi mesin yang diputuskan.

Tetapi, konsentrasi beberapa pemirsa lebih tertuju pada beberapa rider yang berebutan status paling depan. Pol dan Alex Rins berusaha keras pimpin balapan. Tapi, Rins nampak cepat menyetel dengan temperatur ban dibanding Pol yang memakai ban depan Hard–belakang Media.

Berlainan dengan Alex Rins yang memakai ban gabungan Medium-Medium. Itu dipakai oleh Joan Mir.

Menyaksikan opsi bannya yang serupa, tampil prediksi jika duet Suzuki ini akan selekasnya kabur, alias membuat jarak dengan rider ada berada di belakangnya. Hal tersebut cukup nampak dari bagaimana Rins nampak susah ditemukan celahnya oleh Pol.

Berlainan dengan Mir yang awalannya harus bertanding dengan Miguel Oliveira dan Pol Espargaro. Pada akhirnya, nama paling akhir sukses disalip oleh Mir.

Saat semacam itu, mulai tertebak jika duet Suzuki akan susah dikejar. Jarak juga sempat pernah melebar di antara Mir dengan Pol yang sempat pernah dipepet oleh sama-sama rider KTM, Oliveira.

Konsentrasi juga makin ke arah episode pemburuan Mir pada Rins. Status 1-2 Suzuki itu benar-benar memberikan keuntungan, terutamanya untuk Mir yang berusaha cari kemenangan pertama atau minimal menghindari jarak dengan kompetitor paling dekatnya, Fabio Quartararo.

Joan Mir Juara MotoGP Valencia, Kandidat Juara Dunia

Joan Mir semakin kokoh di pimpinan klassemen sementara sesudah memenangkan MotoGP seri Valencia ini hari. Joan Mir sukses mempecundangi rekanan teamnya sendiri, Alex Rins, yang perlu senang berdiri dipodium dua. Pol Espargaro yang mengawali balapan dari status pole, lengkapi di tribune tiga.

Seri Valencia benar-benar berjalan penuh surprise. Fabio Quartararo yang usaha mendapatkan hasil baik untuk masih berkompetisi merampas titel juara dunia, tersuruk ke gravel dan cuman sanggup finish ke 14. Morbidelli tidak dapat banyak berbuat.

Hasil tambah jelek dicapai pembalap Yamaha MotoGP. Vinales harus mengawali balapan dari pitlane karena memakai mesin tambahan, sementara Valentino Rossi yang telah pulih dari Covid-19 dan dapat balapan kembali, motornya berhenti dan harus keluar dari seri Valencia tanpa point.

Sebenernya pembalap Honda ada juga yang sial. Alex Marquez jatuh dan tidak berhasil raih point. Begitupun dengan Cal Crutchlow. Untungnya Takaaki Nakagami selamatkan muka Honda dengan raih status 4. Stefan Bradl lengkapi dengan finish di status duabelas.

Joan Mir gagah (dok.motogp.com) Jalannya Balapan

Seri Valencia berjalan 27 lap. Pol Espargaro lakukan start prima dan pimpin balapan. Rins di urutan ke-2 dan Mir lalui Nakagami buat status 3. Masuk kelokan 8, Quartararo sliding dan terbawa ke gravel. Team Petronas shock. Quartararo kembali ke track dan balapan di nomor paling buntut.

Lap ke-2 , gampang saja Rins lalui Pol buat status 1. Rins pimpin balapan saat ini. Rins tulis fastest lap 1:32:603. Lap ke-4, Mir lalui Pol buat urutan ke-2. Di lap ini, motor Rossi berhenti dan mau tak mau out dari balapan. Bagnaia jatuh dan out dari balapan. Tidak lama, Cal Cruthclow ikut-ikutan jatuh dan out.

Rins tidak dapat disepelekan (dok.motogp.com) Lap ke-8, Rins head to head dengan Mir berebutan status 1. Tetapi Rins masih tutup sela. Hebat three sekarang ini ialah Rins, Mir dan Pol Espargaro. By the way, Rins dan Mir sama memakai ban media untuk ban depan dan belakang. Sementara Pol memakai hard dan media.

The Blue Boy’s Mengguncang Sirkuit Valencia

Pada balapan MotoGP seri keduabelas yang berjalan di Circuit Ricardo Tormo, Valencia tempo hari fans MotoGP menyaksikan panorama tidak wajar, Dua buah motor berkelir biru finis di status satu dan dua. Motor apa itu kiranya?

Rupanya motor Suzuki itu punya dua anak muda cakep namanya Joan Mir dan Alex Rins. Ke-2 anak muda ini selanjutnya membuat riwayat. Mereka sukses bawa Suzuki sejajar bernama besar seperti Honda, Yamaha dan sudah pasti Ducati yang telah lama berpengalaman di dunia MotoGP.

Joan Mir pada akhirnya “pecah telur” sesudah sukses memenangkan MotoGP Valencia 2020. Ini jadi kemenangan pertama untuk Mir sejauh kariernya di balapan MotoGP yang dimulainya semenjak tahun kemarin. Mir jadi pembalap berlainan ke-9 yang menjadi juara di seri keduabelas MotoGp 2020.

Ini jadi tribune ke-7 untuk juara Moto3 tahun 2017 lalu itu. Tujuh tribune itu 2x lipat jumlahnya dari perolehan tribune pembalap terbaik MotoGP yang lain. Maknanya dari statistik di atas itu, Mir memang patut jadi juara dunia baru MotoGp.

Awalnya banyak warganet yang menghina Mir dengan menyebutkan,”Apalah maknanya jadi juara dunia jika tidak sanggup memenangkan satu seri balapan.”

Sekarang premis itu telah luruh sendirinya. Jika pada balapan Valencia jilid dua pekan kedepan Mir dapat kembali raih minimal tribune tiga, karena itu pada balapan paling akhir di Portugal, Mir tak perlu ikut-ikutan balapan kembali karena ia telah sah jadi Juara Dunia MotoGP yang baru.

Untuk Pol Espargaro, penyeleksian ban Hard-Medium ini jadi penyesalan tertentu untuknya. Apa lagi team tidak punyai data komplet mengenai gabungan kompon ban ini di sejauh trek, karena team semula tidak merencanakan menggunakan kompon ini. Mendekati balapan baru Pol lakukan perjudian, karena menyangka suhu di circuit makin lebih panas dari mulanya.

Pada awal balapan, Pol selanjutnya “dikonsumsi” Rins di kelokan cepat. Mesin V-4 dengan ban Hard-Medium itu terlihat melebar dan memberikan ruangan dari segi dalam untuk disikat. Rins yang berada di asia sekarang ini.

Di Kalender Sementara MotoGP 2021, Sirkuit Mandalika Cuma Jadi Cadangan

Tanggal 7 November lalu Dorna sebagai pelaksana MotoGP, melaunching kalender sementara MotoGP 2021. Ada 19 seri dan 1 seri yang belum ditetapkan, yang masuk ke kalender sementara MotoGP 2021.

Sayang Circuit Mandalika Indonesia tidak masuk ke kalender sementara MotoGP tahun depannya. Status circuit Mandalika ialah cadangan berkompetisi dengan circuit Algarve Portugal dan Igora Drive Sirkuit Rusia.

Seri pertama MotoGP 2021 akan berjalan tanggal 28 Maret 2021 di Qatar, masih dengan balapan malamnya. Seri Thailand kembali tergabung dengan seri Asia yakni 10 Oktober

Ada seri baru di 2021 yakni seri Finlandia, tetapi tetap ada catatan dari Dorna. Finlandia baru dapat ditegaskan masuk kalender 2021 bila bisa lolos homologasi dari Dorna. Homologasi ialah lisensi khusus circuit MotoGP. Secara singkat, sebuah circuit harus penuhi standard circuit yang diputuskan Dorna.

Sesudah seri Finlandia, ada 1 seri yang masih belum ditetapkan oleh Dorna akan diselenggarakan di mana dan tanggal berapakah. Seri ini akan berjalan saat sebelum seri Austria tanggal 15 Agustus. Kelihatannya status kosong ini dihuni oleh Republik Ceko yang masih belum memberi kesediaannya untuk melangsungkan MotoGP 2021.

Kalender sementara MotoGP 2021 (dok.motogp.com) Dengan belum juga terangnya Ceko dan Finlandia yang menanti tes homologasi, ada 2 seri yang diperebutkan. Tetapi sepertinya sik kecil kemungkinan yaaaa Finlandia tidak lolos homologasi wong tes ride sudah diadain di situ. Jika Finlandia bisa lolos tes homologasi karena itu sisa 1 tempat kembali, itu juga kalau Ceko mundur dari ajang MotoGP 2021.

Menarik ada 3 negara yang berebutan paket seri MotoGP 2021. Portugal memang sudah niat melangsungkan balapan MotoGP dan tentu saja Indonesia.

Pendatang baru yang mendadak tampil ialah Rusia. Igora Drive Sirkuit ialah circuit hasil perancangan Hermann Tilke yang sah dibuka tahun 2019. Punyai kemampuan 50 ribu pemirsa, circuit ini mempunyai panjang 4.086 km dengan 16 kelokan.

Dengan Rusia dan Portugal melekat ketat Indonesia di pemburuan seri MotoGP 2021, bagaimana sich peluang Indonesia buat melangsungkan acara besar Internasional ini?

Belajar “Legawa” ala Yamaha MotoGP

Untuk fans gelaran balap motor berprestise namanya MotoGP, tentu sudah mengetahui persoalan yang ditemui oleh team asal Jepang itu. Saat sebelum seri Eropa diadakan (8/11), Yamaha sah dijatuhkan hukuman berbentuk pengurangan point.

Ada 50 point yang diambil dari Yamaha sebagai konstruktor. 37 point dari Petronas SRT dan 20 point dari Monster Energy Yamaha.

Pengurangan itu tidak berlaku ke rider, karena baiknya rider tidak tahu-menahu mengenai apa yang berada di manajemen motornya. Rider cuman tahu bagaimana supaya bisa memicu motornya dengan kuat dan menang.

Itu yang membuat keluh kesah atau ejekan dari pembalap-pembalap team musuh seperti terlihat perlakuan konyol. Karena, bila itu terjadi ke mereka, tentu mereka tidak terima andaikan dijatuhi hukuman.

Rider itu ibarat anak panah. Mereka cuman tergantung pada bagaimana sang pemanah bisa melebarkan tali busurnya mempersiapkan panahnya.

Bila pemanahnya tahu tehnik memanah secara baik, sang anak panah segera dapat melaju dengan deras dan pas target. Demikian demikian sebaliknya.

Pembandingnya, rider ialah manusia yang mempunyai kekuatan memikir, sedang anak panah tidak. Itu kenapa, rider dapat memberi saran (keluh kesah) ke team, dan team akan berusaha mendapati jalan keluarnya.

Saat semacam itu, belum pasti ada transparan di antara team dengan rider. Bisa hal tersebut disengaja, supaya rider lebih konsentrasi pada tehnis di circuit bukan di paddock.

Atas landasan itu, saya setuju jika rider tidak memperoleh pengurangan point. Karena, kita perlu menghargakan usaha berdarah-darah mereka di atas trek.

Terkecuali, bila itu mengenai doping, karena itu ceritanya cukup berlainan. Karena, doping ialah suatu hal yang masuk di pada tubuh rider.

Maknanya, ada kesempatan semakin besar jika rider tahu apakah yang sedang dia pakai untuk badannya. Bila selanjutnya dia akui tidak tahu-menahu, atau mungkin tidak menyengaja mengkonsumsinya, karenanya kekeliruannya.

Kenapa dia tidak mengikutsertakan beberapa orang yang kapabel di bagian kesehatan untuk menolongnya?

Disini, kita dapat sedikit tahu ketidaksamaan di antara yang mana dapat masuk di ranah rider langsung (internal), dan mana yang masih belum sampai ke ranah rider (external).

Dovizioso dan Aprilia Sudah Semestinya Saling Mendambakan

Sesudah menanti nyaris setahun, Tribuneal Arbitral du Sport (TAS) melaunching ketetapannya berkaitan dengan banding yang disodorkan oleh Andrea Iannone sesudah diganjar larangan hukuman membalap sepanjang delapan belas bulan yang dikeluarkan oleh Fdration Internationale de Motocyclisme (FIM) berkenaan sangkaan kasus pemakaian doping yang dilaksanakan oleh Iannone. TAS justru memberatkan hukuman Iannone jadi empat tahun larangan membalap. Vonis itu tidak salah jadi pukulan besar untuk The Maniac dan team Aprilia. Sekarang, Aprilia harus cari alternatif Iannone untuk musim depan dengan tenggat saat yang minim.

Saat sebelum ancaman untuk Iannone sah dijatuhkan, sebenarnya media telah jagokan beberapa nama yang dipandang punyai peluang untuk tergabung ke paddock Aprilia pada 2021 kedepan. Nama yang paling marak disebut diantaranya Andrea Dovizioso, Cal Crutchlow, Jorge Lorenzo, dan terakhir nama calon juara dunia Moto2, Marco Bezzecchi juga turut terbawa. Tetapi, nama Crutchlow sudah tentu tercoret dari kontestasi itu sesudah rider berumur 35 tahun itu dipublikasikan dengan cara resmi sebagai rider penguji untuk Yamaha per musim 2021 kedepan. Tergabungnya Cruthlow dengan Yamaha jadikan persaingan perebutan bangku panas di Aprilia makin meruncing.

Dari beberapa nama yang masih ada, sesungguhnya baik Dovizioso, Lorenzo, atau Bezzecchi punyai plus minus tertentu. Andrea Dovizioso bisa dibuktikan masih bersaing di umurnya yang sudah mencapai 34 tahun, tetapi berpenghasilan setinggi langit. Lorenzo punyai daya magnet tinggi dan dapat memberikan keuntungan secara komersial, tetapi sering tampil jelek setiap jalani test dengan. Yamaha sejauh musim ini dan kebugarannya disangsikan. Paling akhir. Bezzecchi punyai talenta besar, determinasi tinggi, dan yang terpenting. Sberpenghasilan murah, tetapi status sebagai rookie memerlukan waktu untuk menyesuaikan.

Berdasar rincian plus minus dari calon yang disebut sebelumnya, sekarang tinggal menerka fokus. Aprilia dalam memutuskan persyaratan penerimaan rider, apa itu untuk peningkatan motor, penghematan ongkos, atau memperlebar publisitas dengan instant. Bila menyaksikan trend yang dilaksanakan. Aprilia sepanjang 2 tahun terakhir, terang pabrikasi asal Italia itu terlihat menyimpan. Sperhatian lebih dari faktor tehnis berkaitan dengan peningkatan motor.

Hanya Nasib Buruk yang Bisa Gagalkan Joan Mir Meraih Juara MotoGP 2020

Franco “Franky” Morbidelli pada akhirnya merampas pole position di seri MotoGP Valencia sesudah jadi pembalap paling cepat dalam sesion kwalifikasi di Circuit Ricardo Tormo, di hari Sabtu.

Saat itu awalnya pada sesion Free Practice (FP) Takaaki Nakagami (Honda), Jack Miller (Ducati), Morbidelli (Yamaha) dan Alex Rins (Suzuki) sama-sama berkompetisi dan berganti-gantian jadi yang paling cepat dalam empat sesion free practice yang diadakan di hari Jumat dan Sabtu.

Pada sesion kwalifikasi 1 (Q1) pembalap KTM, Brad Binder jadi yang paling cepat. Dan sesudah sesion Q2 usai, Morbidelli, Miller dan Nakagami tempati grid paling depan, saat itu Alex Rins yang pada sesion free practice menjadi yang paling cepat, bersama kompatriotnya dari team Suzuki calon kuat juara MotoGP 2020, Joan Mir harus terseok, terlontar dari 10 besar, Mir akan mengawali balapan dari grid ke-4 (12) dan Rins lebih kronis yang perlu tertinggal di grid ke-5 (14).

Lantas bagaimanakah dengan El Diablo (panggilan Quartararo) kompetitor kuat Joan Mir dalam merampas titel juara MotoGP 2020, nasib buruk dirasakan oleh. Quartararo yang perlu mengawali balapan pas di muka Joan Mir di grid empat. Sstatus susah untuk ke-2 Pembalap, tetapi kelihatannya ini bisa menjadi titik konsentrasi camera kecuali status Pembalap paling depan.

Diambil dari Tribune Kalimantan timur.co Ada banyak hal yang memikat di sesion kwalifikasi. MotoGP Valencia ini, yaitu kecelakaan keras yang dirasakan oleh. Alex Marquez pada sesion Q1. Alex alami highside jatuh, terlontar dari motornya, tetapi mengucapkan syukur walau sempat pernah termenung sesaat. Ssaat sebelum mendapatkan kontribusi, Alex rupanya masihlah dapat lanjut mengikut kwalifikasi, walaupun pada akhirnya harus berhenti di. Q1, Alex akan start dari status 20. Untuk jaga hal yang tidak diharapkan. Alex Marquez dibawa ke rumah sakit untuk jalani pengecekan selanjutnya, dan hasilnya Alex baik saja.

Hal menarik ke-2 ialah hal “geramnya” El Diablo, Quartararo ke team tehnis Yamaha, Quartararo yang. Ssudah 3x memenangkan seri MotoGP di 2020 ini menyalahkan motornya. Syang dikatakannya tidak mempunyai kelebihan apa saja hingga ia susah untuk. Smemaksain M1 berkompetisi dalam mencatat waktu kebalik.

Joan Mir Juara Dunia MotoGP 2020, Meski Finish ke-7 di Valencia

Pertandingan balap MotoGP 2020 yang berjalan di circuit Ricardo Tomo, Valencia sudah usai. Laga yang berjalan Minggu 15 November 2020 jam 20.00 Waktu Indonesia Barat ini pada akhirnya pastikan Joan Mir dari team Suzuki menjadi juara dunia MotoGP 2020 walau masihlah ada satu pertandingan kembali di Portugis pekan kedepan.

Joan Mir umggul 37 point di atas runner up klassemen sementara dengzn keseluruhan sementara 162 point karena 7x naik tribune, hingga ditegaskan tidak tersusul kembali dan sukses amankan gekarnya. Pada MotoGP 2020 Valencia, Mir yang start pada grid 12 cuman masuk finis pada posisi ke tujuh.

Ini hari yang sukses baik tribune sebagai juara MotoGP 2020 Valencia ialah Morbidelli yang start dari grid 1 karena memenangkan set kwalifikasi Sabtu 14 November 2020.

Quartararo yang perlu start dari grid 11 alami tubrukan hingga tidak berhasil masuk finis. Walau masih menempati runner up klassemen sementara dengan 125 point, pointnya ketinggalan jauh dari Joan Mir. Bahkan juga keseluruhan pointnya sukses disetarakan oleh A. Rins dari team Yamaha yang ini hari masuk finis pada posisi keempat.

Ini hari yang naik tribune mengikuti Morbidelli dati team Yamaha ialah Miller dari team Ducati yang start dari grid 2 dan sukses masuk finis pada posisi ke-2 dan P. Espargaro dari team KTM yang masuk finis pada posisi ke-3 .

Selanjutnya beruntun masuk finis pada posisi ke 5 Binder dari team KTM, posisi 6 Oliveira dari team KTM, posisi 8 A. Dovizioso dari team Ducati, posisi 9 A. Espargaro dari team Aprilia dan posisi 10 Vinales dari team Yamaha.

Legendaris Valentino Rossi yang start pada grid 16 masih terseok di baris belakang walau kesempatan ini sukses masuk finis cuman pada posisi ke 12 dan cuman mempunyai 58 point pada klassemen sementara posisi ke 15. Pada MotoGP 2020 Valencia, kecuali Quartararo yang tidak berhasil masuk finis ialah Zarco dan Nakagami.

Klassemen sementara posisi 4 ditempati oleh Vinsles dengan 121 point, posisi 5 Morbidelli dengan 117 point dan Dovizioso pada posisi 6 dengan 117 point.

Rekor Juara Dunia Lewis Hamilton dan Makin Membosankannya Balapan Formula 1

Seri ke-13 MotoGP sudah diadakan di circuit Ricardo Tormo di Valencia, Spanyol (15/11). Balapan itu keluarkan Franco Morbidelli sebagai juara seri. Tetapi, usaha kerasnya tidak sanggup membendung cara Joan Mir menjadi juara dunia MotoGP 2020.

Hal tersebut karena Mir sanggup raih point yang cukup buat berkompetisi dengan rider pesaing. Sesungguhnya, kompetitor terdekat ialah Fabio Quartararo dan Alex Rins. Tetapi, ke-2 nya tidak sanggup raih point minimum 13 point semakin banyak dari Mir.

Saat semacam ini Mir perlu jaga jarak, alias tak perlu menang. Bahkan juga, dia tak perlu finish di tribune. Berlainan dengan 2 rider itu, apa lagi Franco Morbidelli.

Rider Italia itu malah memiliki jarak terbanyak, yakni 45 point saat seri ini diadakan dan cuman tersisa satu seri kembali di Portimao, Portugal. Tetapi, bila menyaksikan status start-nya, malah Morbidelli yang paling prospektif untuk jaga harapan supaya Mir tidak pesta dahulu di Valencia.

Morbidelli meraih kemenangan di seri Valencia (15/11). Gambar: Motogp/Trans7/Useetv Tapi, semungkin-mungkinnya rumus matematika, tetap ada yang lebih sesuai kenyataan. Hal tersebut karena rider yang lagi ada di pucuk klassemen ialah Joan Mir.

Apa spesialnya Joan Mir?

Pertama, ia nampak selalu konsentrasi saat jalani tiap seri. Kunci pertama yang penting itu dipunyai Mir semenjak ia mulai mengetahui kekuatannya di kejuaraan pada seri keempat yang diadakan di Red Bull Ring, Austria (16/8).

Pada balapan itu Mir sanggup finish ke-2 . Dia menunjukkan kekuatannya dalam mendahului dan bertarung dengan rider yang lain lebih dulu ada di status lebih bagus darinya.

Karena kesuksesan itu, dia mulai terlatih jalani balapan dengan harus mendahului rider yang lain sanggup lakukan start lebih bagus darinya. Kebenaran, ada satu permasalahan yang dipunyai Suzuki sepanjang musim ini, yakni motornya kesusahan untuk mencatat waktu paling cepat di sesion kwalifikasi.

Mengakibatkan, dua rider Suzuki, Mir dan Rins, harus selalu berusaha keras memulai balapan dan jaga konsentrasi dalam cari kesempatan untuk mengalahkan rivalnya. Konsentrasi berikut yang rupanya dipunyai oleh Mir dan membuat dapat raih hasil lebih baik dari Rins semenjak Red Bull Ring sampai Le Mans, Prancis (11/10).

error: Content is protected !!